


Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung, bekerja sama dengan Master of Education University Technology Malaysia (UTM), berhasil melaksanakan kegiatan eksternal benchmarking yang bertujuan untuk meningkatkan implementasi pendidikan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) di Indonesia dan Malaysia. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat sistem pendidikan dan kualitas manajemen pendidikan kedua negara melalui kolaborasi riset dan pertukaran informasi. Melalui kerjasama yang dimulai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), berbagai ruang lingkup kegiatan telah dilaksanakan, termasuk pengambilan data bersama mengenai perbedaan dan persamaan dalam penerapan pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di sekolah menengah. Analisis terhadap pengetahuan guru, praktik pengajaran, serta sikap mereka terhadap pendekatan STEM juga menjadi fokus utama dari program ini. Selain itu, penyusunan dokumen publikasi dan proposal untuk implementasi kerjasama tahun kedua menjadi salah satu hasil penting yang dihasilkan.
Pada tahap awal, kegiatan ini berhasil menghasilkan beberapa output signifikan, antara lain dokumen hasil penelitian, draft proposal kerjasama tahun kedua, serta naskah publikasi yang sedang dalam proses untuk diterbitkan di jurnal internasional bereputasi. Tidak hanya itu, program ini juga berfokus pada peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi, implementasi sistem dan proses evaluasi mutu manajemen, serta best practice dalam pengelolaan kegiatan akademik dan pendanaan eksternal. “Kerjasama ini memiliki peran strategis dalam menciptakan budaya mutu yang berkelanjutan di kedua institusi, serta mempercepat pencapaian tujuan penelitian dan studi mahasiswa,” kata Dr. Viyanti, Ketua Peneliti dari Universitas Lampung.
Di sisi lain, pihak mitra dari University Technology Malaysia, Dr. Nor Farawahidah Abd Rahman, juga menyambut baik hasil yang telah dicapai dan berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat pada tahun kedua pelaksanaannya. Dokumentasi kegiatan ini dapat diakses lebih lanjut melalui tautan yang telah disediakan untuk kepentingan publikasi dan pengembangan bersama. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan kedua universitas dapat lebih bersinergi dalam mengimplementasikan pendidikan yang berbasis STEM, serta memperkuat kualitas dan manajemen pendidikan yang lebih baik untuk generasi mendatang.