


Bandar Lampung, 17 Maret 2025 – Program Studi Magister Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika Kota Bandar Lampung menggelar kegiatan Analisis Kebutuhan Pengembangan Kurikulum untuk meningkatkan kualitas pendidikan fisika di tingkat sekolah menengah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan serta tantangan yang dihadapi oleh para guru fisika dalam melaksanakan proses pembelajaran, sekaligus untuk menyesuaikan kurikulum pendidikan fisika dengan perkembangan terbaru dalam bidang sains dan teknologi.
Kegiatan yang diadakan pada [tanggal] ini dihadiri oleh dosen Program Studi Magister Pendidikan Fisika FKIP Unila, serta para guru fisika dari berbagai sekolah di Bandar Lampung yang tergabung dalam MGMP Fisika. Diskusi dalam kegiatan ini berfokus pada pemetaan kebutuhan kurikulum yang dapat lebih relevan dengan perkembangan zaman, serta upaya untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan kontekstual bagi siswa.
Menurut Dr. I Wayan Distrik, M.Si., Ketua Program Studi Magister Pendidikan Fisika FKIP Unila, pengembangan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan siswa dan guru adalah langkah penting dalam menciptakan pembelajaran yang tidak hanya menguasai konsep dasar fisika, tetapi juga mengintegrasikan keterampilan praktis dan pemikiran kritis. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menggali lebih dalam tentang tantangan yang dihadapi guru fisika, serta merumuskan kurikulum yang dapat memfasilitasi pengajaran yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan siswa saat ini,” jelasnya.
Kegiatan ini juga melibatkan Dr. Kartini Herlina, M.Si., dosen Program Studi Magister Pendidikan Fisika FKIP Unila, yang memaparkan pentingnya kurikulum yang berbasis pada pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), yang menggabungkan ilmu pengetahuan dasar dengan teknologi dan keterampilan praktis. Hal ini bertujuan agar siswa dapat lebih siap menghadapi tuntutan dunia yang semakin mengedepankan teknologi dan inovasi. Para guru fisika yang hadir dalam kegiatan ini turut memberikan masukan dan perspektif tentang bagaimana kurikulum saat ini dapat ditingkatkan. Beberapa isu yang disoroti adalah pentingnya penyesuaian materi pembelajaran dengan perkembangan teknologi, serta peningkatan keterampilan mengajar yang lebih interaktif dan berbasis pada pengalaman langsung siswa.
Sebagai hasil dari kegiatan ini, diharapkan akan ada rekomendasi yang konkret mengenai langkah-langkah pengembangan kurikulum fisika yang lebih relevan, berbasis pada kebutuhan nyata di lapangan. Dengan kerjasama antara universitas dan MGMP Fisika, kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan fisika di Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini juga mencerminkan upaya berkelanjutan dalam menciptakan sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pendidikan sekolah menengah, yang saling mendukung dalam meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan.