Home » Kurikulum

Kurikulum

Bahan kajian
Bahan kajian pada Program  Studi Magister Pendidikan Fisika FKIP Unila adalah sebagai berikut.

  1. Inovasi dalam pembelajaran fisika yang mencakup pendekatan, strategi, model, metode, media, bahan ajar, pengelolaan kelas, dan laboratorium pembelajaran fisika.
  2. Evaluasi dan supervisi pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran Fisika di perguruan tinggi, pendidikan menengah, dan pendidikan dasar termasuk penilaian pembelajaran fisika, evaluasi program, model, dan rancangan evaluasi program.
  3. Mengkaji hasil penelitian mutakhir yang mencakup problematika pendidikan dan pembelajaran fisika meliputi permasalahan lokal, nasional, maupun internasional saat ini maupun yang akan datang termasuk kecenderungan penelitian pendidikan fisika. Kajian persoalan pendidikan fisika dengan menggunakan landasan filosofis, historis, sosiologis dan psikologis.
  4. Menganalisis masalah-masalah pembelajaran dan pendidikan, supervisi pembelajaran fisika, berdasarkan kajian teori pendidikan dan temuan mutakhir tentang perkembangan pendidikan fisika.
  5. Pengembangan dan pemanfaatan media pembelajaran termasuk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran, teknik merancang, dan membuat media pembelajaran fisika yang mencakup alat-alat laboratorium.
  6. Mengkaji materi substansi fisika meliputi materi fisika sekolah terpilih, konsep-konsep fisika dalam tinjauan mekanika klasik, elektrodinamika, fisika modern, mekanika statistik, optika modern, fisika kuantum, dan fisika bumi.
  7. Konsep-konsep dasar metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penerapannya dalam penelitian pendidikan fisika. Jenis penelitian yang dibahas mencakup penelitian kuantitatif eksprimental, non eksperimental, dan R & D. Termasuk konsep-konsep metode ilmiah, metode penelitian fisika, berbagai metode eksperimen fisika, dan desain eksperimen fisika.

Susunan matakuliah per semester berikut bobotnya
Penyusunan kurikulum Program Studi Magister Pendidikan Fisika juga didasari oleh: (1) Undang-undang Sisdiknas N0. 20 Tahun 2003, (2) Permendikbud No. 49 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, (3) Surat Edaran Dirjen Dikti No. 526/E.E3/MI/2014, (4) SK Rektor Universitas Lampung N0. 911/UN26/DT/2013 tentang Mata Kuliah Wajib Universitas untuk Program Pascasarjana. Beban SKS program magister sebanyak 72 SKS dengan proporsi perkuliahan 32 SKS, proposal tesis 5 SKS, penelitian dan penulisan tesis 20 SKS, seminar 5 SKS, karya ilmiah 10 SKS. Sebaran dan proporsi beban matakuliah dibedakan atas Mata Kuliah Landasan Keahlian (MKLK) wajib dan Mata Kuliah Keahlian Utama (MKKU) baik yang wajib maupun pilihan.

Mata Kuliah Landasan Keahlian (MKLK) – Wajib

No Matakuliah Kode SKS
1 Filsafat Ilmu UNI814101 2
2 Metodologi penelitian UNI814102 2
3 Aplikasi statistik dalam penelitian pendidikan KFI814204 2
4 Kurikulum dan Pembelajaran KIP814102 2
5 Wawasan Kependidikan KIP814101 2

Mata Kuliah Keahlian Utama (MKKU) – Wajib

No Matakuliah Kode SKS
1 Seminar 1 KFI814101 2
2 Inovasi Pembelajaran Fisika KFI814102 2
3 Mekanika Klasik KFI814103 2
4 Supervisi Pendidikan Fisika KFI814205 2
5 Seminar 2 KFI814206 2
6 Evaluasi dan Asesmen Pendidikan Fisika KFI814207 2
7 Kapita Selekta Fisika Sekolah KFI814208 2
8 Termofisika dan Fisika Statistik KFI814209 2
9 Elektrodinamika KFI814210 2
10 Fisika Kuantum KFI814311 2

Mata Kuliah Keahlian Utama (MKKU) – Pilihan

No Matakuliah Kode SKS
1 Fisika Kebumian dan Keantariksaan KFI814312 2
2 Fisika Komputasi KFI814313 2
3 Pengembangan e-learning fisika KFI814314 2
4 Optika Modern KFI814315 2
5 Metode dan Eksperimen Fisika KFI814316 2
6 Manajemen Laboratorium Pembelajaran Fisika KFI814317 2

Proposal, Tesis, dan Karya Ilmiah

No Matakuliah Kode SKS
1 Proposal tesis KFI814318
2 Penelitian dan penulisan tesis KFI814419
3 Karya Ilmiah (artikel jurnal) KFI814420

Deskripsi Mata Kuliah

Filsafat Ilmu (2-0) SKS
Mata kuliah ini disajikan dengan maksud untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai filsafat ilmu. Fokus kajian dalam mata kuliah ini, antara lain mencakup: pengertian filsafat, pengertian ilmu, cabang-cabang filsafat, aspek pengetahuan (ontologis, epistemologis, axiologis), perbedaan dan persamaan filsafat, ilmu, agama, kebenaran ilmiah, syarat ilmiah, fungsi ilmu, metode ilmiah, sarana berpikir ilmiah, karakteristik pengetahuan ilmiah, hubungan ilmu dengan moral.

Sumber Acuan:

  1. Jujun S. Sumantri, 2000. Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Popular. Pustaka Sinar Harapan, Jakarta
  2. Jujun S. Sumantri, 1978. Ilmu dalam Prespektif, Gramedia, Jakarta
  3. Kattsoof, Louis O, 1953. Elemens of Philosophy, The Ronald Press Company, New York
  4. Poedjawiatna, 1991. Tahu dan Pengetahuan, Rineka Cipta, Jakarta
  5. Surajiyo, 2005. Ilmu Filsafat, Bumi Aksara, Jakarta

Metodologi Penelitian (2-0) SKS
Mata kuliah ini mengkaji prinsip-prinsip dan prosedur penelitian ilmiah (kuantitatif, kualitatif, dan mixed method) dalam bidang pendidikan dan pembelajaran Fisika sebagai pengantar dasar dalam penulisan tugas akhir mahasiswa. Topik yang dibahas antara lain meliputi: jenis-jenis penelitian, perumusan latar belakang penelitian, pemilihan dan perumusan masalah, penelusuran kepustakaan, perumusan hipotesis, variabel penelitian, instrumen penelitian, serta penyusunan usulan dan laporan penelitian. Pada akhir perkuliahan diharapkan mahasiswa dapat menyusun usulan penelitian untuk tesisnya.

Sumber Acuan:

  1. Gall, M.D, Gall, J.P, and Borg W.R. 2003. Education Research, an Introduction. (7th ed.). USA: Pearson Education, Inc
  2. Fraenkel, J.R. and Wallen, N.E. 2006. How to Design and Evaluate Research in Education, sixth edition, New York: McGraw-Hill Co. Inc.
  3. Cresswel, J.W. 1994. Research design: Qualitative and Quantitative Approaches. Thousand Oaks, CA: Sage

Wawasan Kependidikan (2-0) SKS
Kegiatan/Psikomotor:
Pada perkuliahan ini mahasiswa dalam lingkup keluasan cakupan (ekstensif) dan kedalaman kajian (intensif), diberi kesempatan dan peluang untuk membangun pemahaman dan teori tentang wawasan kependidikan melalui berbagai kegiatan meliputi: kegiatan ekspositori, diskusi, dan penugasan dosen agar dapat mengembangkan wawasan kependidikan, melakukan sintesis-sintesis untuk menghasilkan ide-ide baru pengembangan pendidikan di tanah air,dan membangun struktur pengetahuan kependidikan secara komprehensif melalui kajian analitik isu dan perkembangan dunia pendidikan.

Pengetahuan:
Mata Kuliah ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan dan pelayanan kepada mahasiswa untuk melakukan analisis dan membangun pemahaman dan teori perkembangan dan isu-isu pendidikan nasional dan global. Kajian perkuliahan meliputi: (1) Persoalan-persoalan Pokok pendidikan nasional: Kurikulum, UN, Disparitas Mutu, APM & APK, dll; (2) Pendidikan Sebagai Indikator Human Development Index (HDI); (3) Isu Pembangunan Pendidikan Global: Education For All , International Educational Standard, AFTA, APEC, dll; (4) Sistem asesmen global: TIMMS, PISA, & PIERLS; (5) Teacher Development Program (TPD) di berbagai Negara dalam konteks Continuous Professional Development (CPD); (6) Perkembangan Psikologi kognitif: Kecerdasan emosional, kecerdasaran jamak (multiple intelligent) (7) Peranan ICT dalam perkembangan dan kemajuan Pendidikan.

Tanggung Jawab/sikap:
Mahasiswa dapat mengelola, melaksanakan proses dan dapat dipercaya serta dapat diberi tanggung jawab mengimplementasikan isu-isu terkini dunia pendidikan secara kontinu dan akuntabel dalam tugas profesionalnya.
Tujuan Mata Kuliah/Kompetensi yang dikembangkan selama dan setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa mampu:

  1. Memiliki motivasi dan keinginan yang tinggi disertai kesadaran akan pentingnya memahami dan mempelajari isu terkini tentang perkembangan pendidikan nasional dan global.
  2. Memiliki dan mengembangkan sikap atau perilaku yang menunjang serta sinkron dengan keinginannya mempelajari dan mengembangkan kompetensinya dalam aspek kependidikan.
  3. Memiliki dan mengembangkan pengetahuan serta menggali sumber-sumber pembelajaran yang terkait dengan isu pendidikan nasional dan global.
  4. Memiliki dan mengembangkan keterampilan untuk mengenali, menggali dan memproduksi ide-ide baru pengembangan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan profesionalnya.
  5. Memiliki dan mengembangkan pengalaman untuk merefleksikan diri dalam komunitas profesionalnya yang berkaitan dengan motivasi, sikap, pengetahuan dan keterampilannya mengembangkan ilmu kependidikan dan keguruan sesuai dengan bidang ilmunya.
    Sumber Acuan:
    1. Rentsra Kemdikbud 2015-2020
    2. Peraturan Perundang-undangan pendidikan RI
    3. HDI, World Bank
    4. OECD, 2013
    5. CPD,
    6. Psychology Kognitif
    7. ICT dalam pendidikan

Kurikulum dan Pembelajaran (2-0) SKS
Ruang lingkup mata kuliah ini berkenaan dengan aktivitas; mengkaji dan mengembang-kan kurikulum dan pembelajaran secara kritis dan analitik, meliputi model-model konsep kurikulum dengan teori pendidikan yang melandasainya, anatomi kurikulum, desain, implementasi, serta evaluasi kurikulum dan pembelajaran baik pada tataran konseptual yang bersumber dari berbagai pandangan para ahli maupun implementatif, dan kasuistik di lapangan.
Psikomotorik
Membangun keterampilan berpikir tentang kurikulum dan pembelajaran melalui kegiatan ilmiah sehingga menghasilkan ide-ide baru tentang pengembangan kurikulum dan pembelajaran
Pengetahuan
Melakukan analisis dan membangun pemahaman kurikulum dan pembelajaran (perspective, paradigm, possibility, kasuistik), mengkritisi model Konsep kurikulum (pendidikan Klasik, konfuen, teknologis, interaksional), anatomi kurikulum sesuai dengan tuntutan jenjang pendidikan, Isue kontemporer pengembangan kurikulum dan pembelajaran, mengembangkan berbagai pendekatan evaluasi kurikulum dan pembelajaran.
Tujuan Mata Kuliah
1. Mampu mengkaji kurikulum dan pembelajaran (perspective, paradigm, possibility, kasuistik) lokal, nasional, dan internasional.
2. Mampu mengkriti model Konsep kurikulum (pend. Klasik, konfuen, teknologis, interaksional)
3. Mampu mengembangkan anatomi kurikulum sesuai dengan tuntutan jenjang pendidikan
4. Mampu menganalisis Isue kontemporer pengembangan kurikulum dan pembelajaran
5. Mampu mengembangkan berbagai pendekatan evaluasi kurikulum dan pembelajaran
6. Bertanggung jawab megembangkan dan mengimplementasikan konsep-konsep kurikulum
Sumber Acuan:
1. Peraturan Perundang-undangan pendidikan RI
2. OECD, 2013
3. Konsep-konsep kurikulum
4. Jurnal penelitian
5. kurikulum jenjang pendidikan dasar dan menengah

Deskripsi Matakuliah Keahlian Utama (MKKU)
Seminar 1 (Kajian Penelitian Pendidikan Fisika Mutakhir) (1-2)SKS
Matakuliah ini ditujukan agar mahasiswa memiliki kemampuan mengakses informasi berupa sejumlah artikel hasil-hasil penelitian pendidikan Fisika dari jurnal internasional mutakhir (5 tahun terakhir) dengan tema dan konsentrasi yang diminatinya. Melalui perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menganalisis latar belakang, pertanyaan penelitian, tujuan, metode dan desain penelitian, hasil dan pembahasan serta kesimpulan, dan menganalisis kelemahan dan keunggulan sebuah laporan hasil penelitian. Mahasiswa mampu mereviu secara kritis 10 artikel dari minimal 5 jurnal internasional yang berbeda. Hasil reviu dapat dilaporkan dalam bentuk anotasi yang pembahasannya berpusat pada metodologi, keluasan dan kedalaman konten bahasan dengan sistematika sebagai berikut: identitas artikel jurnal, pendahuluan, masalah, landasan teori, metodologi, pembahasan, kesimpulan, serta referensi (dari artikel-artikel yang mendukung reviu). Artikel jurnal yang dipilih hendaknya mengacu kepada rencana topik tesis yang akan dibuat oleh mahasiswa. Toleransi terhadap plagiarisme maksimal 20 %.
Sumber Acuan:
1. Internationale Journal of Science Education
2. Internationale Journal of Environment and Science Education
3. Journal On Line Teaching (JOLT)
4. Latin-American Journal of Physics Education(LAPJE)
5. IOSR Journal of Applied Physics (IOSR-JAP)
6. Sumber lain dari internet

Inovasi Pendidikan Fisika (2-0) SKS
Mata kuliah ini bertujuan memberikan bekal bagi mahasiswa secara komprehensif, terutama masalah yang terkait dengan pengembangan pembelajaran Fisika. Mata kuliah ini mengkaji berbagai fenomena serta implementasi pendidikan dan pembelajaran fisika, termasuk di dalamnya pendekatan, model, metode, dan strategi pembelajaran fisika yang mutakhir, lingkup inovasi pembelajaran fisika, pengembangan inovasi pembelajaran fisika, dan langkah-langkah pendekatan sistem dalam proses pengembangan inovasi pembelajaran fisika. Mahasiswa dibekali kemampuan merancang inovasi pembelajaran fisika yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran pada tingkat sekolah menengah dan perguruan tinggi.
Sumber Acuan:
Arends,R.I. 2012. Learning to Teach, Sixth Edition. New York: McGraw-Hill.
Burden, P.R., D. M. Byrd. 1999. Method for Efective Teaching, Second Edition. New York: Allyn and Bacon.
Bybee, R.B. 2002. Learning Science and the Science of Learning (Eds.). Virginia: NSTA Press.
Clark, R.C. and Richard E. Mayer. 2003. E-Learning and the Science of Instruction. San Fransisco: Jossey-Bass/Pfeiffer.
Darling-Hammond, L. 2006. Powerful Teacher Education, San Francisco: John Wiley & Sons,Inc.
Jacobsen, D.A., Paul Eggen, Donald Kauchak. 2009. Methods for Teaching. New Jersey: Allyn and Bacon.
Johnson, E.B. 2007. Contextual Teaching and Learning. Bandung: Mizan Media Utama.
Jonassen, D.H. 2004. Handbook of Research on Educational Communications and Technology, Second Edition. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates Publisher.
Joyce, B., Marsha Weil. 2009. Model of Teaching, Eigth Edition. New York: Allyn and Bacon.
Mukhtar dan Iskandar. 2012. Desain Pembelajaran Berbasis TIK. Jakarta: Referensi.
NSES. 1996. National Science Education Standard. Washington: National Academy Press.
Rusman. 2012. Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer. Bandung: Alfabeta.
Sa’ud, Udin S. 2010. Inovasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Slavin, R.E. 2005. Cooperative Learning, Theory Research and Practice. London: Allyn and Bacon.
Sutrisno. 2012. Kreatif Mengembangkan Aktivitas Pembelajaran Berbasis TIK. Jakarta: Referensi.
Taniredja, T. Efi Miftah F., Sri Harmianto. 2011. Model-model Pembelajaran Inovatif. Bandung: Alfabeta.
Trianto. 2010. Mendesain Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Uno, H.B. dan Satria Koni. 2012. Assesment Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Wang, H. and D. L.Gearhart. 2006. Web-based Learning. New Jersey: PEARSON Merrill Prentice Hall.
Wena, M. 2011. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara.

Mekanika Klasik (2-0) SKS
Matakuliah ini akan membekali mahasiswa dengan konsep-konsep fisika dalam tinjauan mekanika secara klasik. Materi kuliah difokuskan pada pembahasan materi mekanika Newton, kalkulus variasi, persamaan gerak Lagrange, persamaan Hamiltonian, gerak dalam medan gaya sentral, kinetika tumbukan dua benda, gerak dalam kerangka acuan non-inersial, dinamika benda tegar, sistem osilasi kecil, dan teori relativitas khusus.
Sumber Acuan:
1. David Morin. Introduction To Classical Mechanics with problems & solutions, Cambridge.
2. Goldsteind Poole & Safko. Classical Mechanics (Third edition), Addison Wesley.
3. S.T. Thornton and J.B. Marion, Classical Dynamics of Particles and Systems, 5th ed, Thomson Brooks/Cole, 2004.
4. V. Barger and M. Olsson, Classical Mechanics: A Modern Perspective, 2nd ed, McGraw-Hill, 1995
5. John R Taylor. Classical mechanics. University sciences book. 1939.

Aplikasi Statistika dalam Penelitian Pendidikan Fisika (2-0) SKS
Mata kuliah ini membahas teknik-teknik analisis statistik yang digunakan dalam kegiatan penelitian pendidikan. Topik yang dibahas antara lain: meliputi penaksiran parameter populasi, pengujian dua nilai statistik atau lebih yang meliputi antara lain nilai rata-rata proporsi dan korelasi, analisis varian dan kovarian, regresi linear, dan beberapa teknik statistik nonparametrik. Mata kuliah ini juga mencakupi pelatihan menggunakan paket-paket program statistik yang tersedia dalam laboratorium komputer.
Sumber Acuan:
1. Hair,J.E .et.al. 2006. Multivariate Data Analysis, sixth edition, New Jersey: Pearson Prentice Hall, Inc.
2. Ruseffendi, ET. 2000. Statistika untuk Penelitian Pendidikan. Alfabeta. Bandung
3. Alistair W. Kerr, Howard K. Hall, Stephen A. Kozub. 2002. Doing Statistics with SPSS SAGE Publications, London • Thousand Oaks • New Delhi
4. Thomas Quirk. 2012. Excel 2010 for Educational and Psychological Statistics . Springer New York, Dordrecht, Heidelberg, London.
5. Ian S.Peers. 2006. Statistical Analysis for Education and Psychology Researchers. USA Falmer Press, Taylor & Francis Inc.
6. A.A. Mattjik dan I. M. Sumertajaya. 2011. Sidik Peubah Ganda. Institut Pertanian Bogor.
7. Sugiyono. 2012. Statistika untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung
8. Trihendradi. 2009. 7 Langkah Mudah Melakukan Analisis Statistik Menggunakan SPSS 17. Andi. Yogyakarta

Supervisi Pendidikan Fisika (2-0) SKS
Matakuliah Supervisi Pembelajaran Fisika dirancang untuk memberikan pengetahuan bagi mahasiswa Program Pascasarjana Pendidikan Fisika tentang (1) Supervisi pembelajaran melalui keterampilan observasi, analisis, dan evaluasi dalam rangka meningkatkan kinerja tenaga pendidik dan kependidikan, serta belajar peserta didik; (2) Pelaksanaan supervisi pembelajaran yang benar sebagai dasar bagi tenaga pendidik dan kependidikan untuk melakukan refleksi dan evaluasi; dan (3) Penyediaan kerangka peningkatan kinerja bagi tenaga pendidik dan kependidikan untuk mengoptimalkan perannya dalam perencanaan, pelaksana¬an, dan evaluasi pembelajaran; (4) Penanaman program pengembangan tenaga kependidikan yang memenuhi kebutuhan masyarakat, yang meliputi identifikasi kebutuhan, pelaksanaan, efektivitas tenaga pendidik dan kependidikan, serta hasil belajar siswa. Penekanan utama supervisi adalah pada pertumbuhan profesional tenaga pendidik dan kependidikan.

Sumber Acuan:
Ali, Muhammad. 2007. Penjaminan Mutu Pendidikan. Dalam Ali, M., Ibrahim, R., Sukmadinata, N.S., Sudjana, D., dan Rasjidin, W (Penyunting). Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Bandung: Pedagogiana Press.

Arikunto, Suharsimi. 2004. Dasar-dasar Supervisi. Bandung:
Blandford, S. (2000). Managing Professional Development in Schools. London: Routledge.
Cunningham, W.G. 1982. Systematic Planning for Educational Change. Mountain View: USA Mayfield Publishing Company.
Diaz-Maggioli, Gabriel. (2004). Teacher Centered Professional Development. Alexandria, VA : Association for Supervision and Curriculum Development.
Dunn, K. & Dunn, R. (Eds.). (1998). Practical Approaches to Individualizing Staff Development for Adults. Westport, CT: Praeger Publishers.
Garobo, R. C., & Rothstein, S. W. (1998). Supportive Supervision in Schools. Westport, CT: Greenwood Press.
Glickman, Carl D. (2002). Leadership for Learning: How to Help Teachers Succeed. Alexandria, VA: Association for Supervision and Curriculum Development.
Guskey, T.A. (2000). Evaluating Professional Development. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.
Djam’an Satori. 1996. Supervisi Akademik (Teori dan Praktek). Jakarta. Depdikbud.Dirjen
Dikdasmen. Proyek Peningkatan Mutu Sekolah Menengah Umum.

Jensen, Eric. (2006). Enriching the Brain: How to Maximize Every Learner’s Potential. San Francisco, CA: Jossey-Bass.
Kaufman, R. & English F.W. 1979. Needs Assessment Concept and Application. New Jersey: Englewood Cliffs.
Pidarta, Made. 2009. Supervisi Pendidikan Kontekstual. Jakarta: Rineka Cipta.
Pollock, Jane E. (2007). Improving Student Learning one Teacher at a Time. Alexandria VA: Association for Supervision and Curriculum Development.
Purwanto, Ngalim. 1991. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung:Remaja Rosdakarya.
Sallis Edward. 2007. Total Quality Management in Education. Alih bahasa oleh Riyadi, A.A. dan Fahrurrozi. Yogyakarta: Penerbit IRCiSoD.
Sahertian, P.A. 2008. Konsep Dasar dan Teknik Supervisi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Senge, Peter M. 1996. Disiplin Kelima: Seni dan Praktek dari Organisasi Pembelajar (terjemahan). Jakarta: Binarupa Aksara.
Stoner, James A.F., Charles Wankel. 1986. Management. London: Prentice-Hall International.

Seminar 2 (2-0) SKS
Mahasiswa mampu mengkomunikasikan secara tertulis maupun verbal hasil reviu pada seminar 1 dalam bentuk makalah dengan sistematika sebagai berikut: judul, abstrak, pendahuluan, metodologi, pembahasan, kesimpulan, serta referensi (dari artikel-artikel yang mendukung reviu). Seminar dapat dilakukan di tingkat program studi secara terjadwal, maupun di luar program studi dalam kegiatan-kegiatan seminar atau konferensi di tingkat lokal, nasional maupun internasional. Toleransi terhadap plagiarisme maksimal 20 %.

Evaluasi dan Asesmen Pendidikan Fisika (2-0) SKS
Matakuliah ini membekali mahasiswa mengenai evaluasi dan asesmen, tujuan, manfaat dan jenis-jenis evaluasi dan asesmen, serta pengembangannya. Melalui matakuliah ini mahasiswa mampu menyusun evaluasi dan asesmen pembelajaran dengan model, teknik, dan metode dengan sasaran yang tepat sesuai dengan indikator dan tujuan yang telah ditetapkan. Mampu mengembangkan evaluasi dan ases¬men dalam pem¬be¬la¬jar¬an Fisika, terutama pemanfaatan evaluasi dan asesmen yang menekankan pada unjuk kerja siswa yang beraktivitas secara individual maupun kelompok. Matakuliah ini meliputi: penger¬tian (definisi, tujuan, prinsip, etika) evaluasi dan asesmen, pemilihan tugas dan pengembangan rubrik penilaiannya, teknik-teknik evaluasi pendidikan dan asesmen pembelajaran, pengendalian bias dan galat, penerapan pendekatan dan model-model evaluasi dan teknik asesmen pembelajaran dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, analisis data evaluasi dan asesmen serta pemanfaatan hasilnya.
Sumber Acuan:
1. Bloom B. Taxonomi of Educational Objective: Classification of Educatiobal Goal.
2. Butler,S.HM. and Munn,W.D.2006. A Teacher’s Guide to Classroom Assessment: Understanding and Using Assessment to Improve Student Learning, San Francisco: John Wiley & Sons., Inc.
3. Bloom, B. S et al. 1991. Handbook on Formative and Sumative Evaluation of student Learning. New York: David Mc Kay Co.
4. Crocker, L, Algin, J. 1986 Intoduction to Classical dan Modern test Theory. Holt-Reinhart and Winston Inc.
5. De Fina, AA .1992. Portofolio Assesment. New York, Scholastic Profesional Books
6. Ebel RL/David AF.1986. Essential of Educational Measurement. Fourth Edition, New Jersey. Prentice Hall.
7. Gronlund, N. E. 1981. Measurement and Evaluation. New York: Mc Millan Publishing Co
8. Krathwohl, D. R. 2002. A Revisin of Bloom`s Taxonomy: An overview. Theory into Practice, 41 (4), 212-218.
9. Payne, D.A., (2003) Applied Educational Assessment (second edition). Woodsworth Group.
10. Popham, W.J. 1975. Education Evaluation. New Jersey: Prentice Hall Inc.
11. Stiggins, R.J. 1994. Student-Centered Classroom Assesment. New York: Macmillan College Publishing Company.

Kapita Selekta Fisika (2-0) SKS
Matakuliah ini membahas materi fisika yang belum dikuasai mahasiswa sehingga dapat memperkaya pemahaman mahasiswa tentang fisika. Pembahasan dikaitkan dengan fenomena kehidupan sehari-hari dan sejarah berkembangnya materi tersebut. Materi fisika yang dipilih meliputi mekanika, termodinamika, gelombang dan optik, elektromagnetik, dan fisika modern. Pada matakuliah ini mahasiswa mengidentifikasi dan mengevaluasi konsep fisika melalui proses diskusi dan presentasi.
Sumber Acuan:
1. Beiser,A. 2003. Concepts of Modern Physics, New York: McGraw-Hill Companies, Inc.
2. Frank S. Crawford, Jr (1978), Waves, Berkeley physic vol 3, Syney, Mcgraw-hill book company.
3. Giancoli, D. C. 2005. Physics : Principles with Application, 6th ed ., London: Pearson Education Inc.
4. Griffiths, David J. 1999. Introduction to Electrodinamics. New Jersey: Prentice Hall.
5. Halliday,D .et.al. 2005. Fundamental of Physics, Dnvers: John Wiley & Sons, Inc.
6. Jackson, John David. 2001. Classsical Electrodinamics. New York: John Wiley and Sons.
7. Tillary, B.W. 2007. Physical Science, seventh edition, New York: McGraw-Hill Co.Inc.

Termofisika dan Fisika Statistik (2-0) SKS
Matakuliah ini bertujuan untuk membekali mahasiswa menguasai konsep dasar termodimika dan fisika statistik yang meliputi sistem termodinamika, hukum I termodinamika, persamaan keadaan gas, hukum II termodinamika, entropi, fungsi termo-dinamika dan perubahan fase, teori kinetik gas, Statistik Maxwell-Boltzmann dan aplikasinya, Struktur Fermi-Dirac dan aplikasinya, dan Statistik Bose-Einstein dan aplikasinya.

Sumber Acuan:
1. Tillary, B.W. 2007. Physical Science, seventh edition, New York: McGraw-Hill Co.Inc.
2. Halliday,D .et.al. 2005. Fundamental of Physics, Dnvers: John Wiley & Sons, Inc.
3. Giancoli, D. C. 2005. Physics : Principles with Application, 6th ed ., London: Pearson Education Inc.
4. Huang, Kerson. 1987. Statistical Mechanics. New York: John Wiley and Sons.
5. Pathria, R.K. 1996. Statistical Mechanics. Oxford: Butterworth-Heinemann.

Elektrodinamika (2-0) SKS
Mata kuliah ini membahas pengantar elektrostatika, masalah nilai batas dalam elektrostatika, multipole, elektrostatika untuk media makroskopik, bahan dielektrik, magnetostatika, Hukum Faraday, Medan Kuasi-Statik, persamaan Maxwell, elektromagnetisme makroskopik, gelombang elektromagnetik bidang, dan perambatan gelombang.
Sumber Acuan:
1) Jackson, John David. 2001. Classsical Electrodinamics. New York: John Wiley and Sons.
2) Griffiths, David J. 1999. Introduction to Electrodinamics. New Jersey: Prentice Hall.

Fisika Kuantum (2-0) SKS
Mata kuliah ini bertujuan memberikan pondasi dasar kepada mahasiswa terkait dengan bahasan pokok pada mekanika kuantum, misalnya Efek radiasi benda hitam, Efek foto listrik dan teori kuantum cahaya, Efek Compton, Postulat de Broglie Sifat gelombang dari materi dan Prinsip ketidakpastian Heisenbergh. Probabilitas Gelombang Materi, Ruang Fungsi gelombang, Persamaan Schrodinger dan aplikasinya, jga membahas membahas Matriks dan Ruang Hilbert, tinjauan ulang sistem kuantum sederhana: sumur potensial, osilator harmonik, sumur ganda (molekul amonia), atom hidrogen; system dua keadaan: prinsip maser dan molekum ammonia; momentum sudut: resonansi magnetik dan penjumlahan; teori gangguan bergantung waktu, metoda variasi, metoda WKB, teori hamburan, keadaan terbelit (entangled state): kriptografi dan komputer kuantum.
Sumber Acuan:
1. Basdevant, Jean-Louis and Dalibard, Jean. 2002. Quantum Mechanics. Berlin: Springer.
2. Fitzpatrick, R., Quantum Mechanics, A Graduate level, 2001
3. Griffiths, David J. 1995. Introduction to Quantum Mechanics. New Jersey: Prentice Hall.
4. Merzbacher E., Quantum Mechanics, John Wiley & Sons, 1970
5. Shankar, R. 1994. Principal of Quantum Mechanics. New York: Plenum Press.

Kebumian dan Keantariksaan (2-0)
Matakuliah ini menuntut mahasiswa untuk menelaah model-model struktur bumi, memprediksi dinamika perubahan litosfer, hidrosfer, atmosfer, dan dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi seperti bencana alam kebumian dan pemanasan global serta memberikan pemecahan masalah yang ditimbulkan oleh dampak perubahan dan bencana tersebut. Menganalisis keteraturan gerak planet dalam tatasurya berdasarkan hukum-hukum Newton, mendeskripsikan karakteristik bintang, galaksi, dan jagat raya berdasarkan hukum-hukum fisika termasuk fotometri dan spektroskopi bintang. Perkuliahan ini dilaksanakan menggunakan pendekatan saintifik dengan mengembangkan sikap ilmiah, teliti, dan bertanggungjawab dalam pengembangan materi ilmu kebumian dan astronomi pada jenjang pendidikan tinggi dan menengah.
Sumber Acuan:
1. Tjasyono, B. 2006. Ilmu Kebumian dan Antariksa, Rosda. Bandung
2. Tjasyono, B. 2005. Sains Atmosfer, Rosda. Bandung
3. W.M. Telford, 1998, Applied Geophysics, Cambrige University Press.
4. Wiramihardja, W, Chatief (Ed), Djoni, ND, Iratius, R, Suryadi, S, Dhani, H. 2006. Menuju Olimpiade Astronomi, Jilid I. ITB. Bandung

Fisika Komputasi (2-0) SKS
Matakuliah ini diramcang untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam menyelesaikan pemecahan masalah fenomena fisis melalui metoda numerik: deret Fourier, akar-akar persamaan, diferensial-integral, matriks dan deter-minan, sistem persamaan linear, persoalan nilai eigen, interpolasi dan grafik, persamaan diferensial biasa dan parsial melalui diskusi, demonstrasi, penugasan, dan memvisualisasikan serta memodelkan fenomena fisika. Matakuliah ini juga membangun rasa tanggungjawab dan ketekunan mahasiswa dalam mengoptimalkan pemanfaatan ICT dalam pembelajaran fisika.
Sumber Acuan:
1. DeVries, P. L., A First Course in Computational Physics, JohnWiley & Sons, 1994
2. M. Hjorth-Jenssen, Computational Physics, Dept. Of Physics,Oslo University, 2003
3. Andi Pramono. 2004. Berkreasi Animasi dengan Macromedia Flash MX Professional 2004. Andi. Yogyakarta

Pengembangan e-learning fisika (2-0) SKS
Matakuliah ini ditujukan agar mahasiswa memiliki kemampuan merancang, mengembangkan dan mendistribusikan program pembelajaran fisika, baik melalui CD ROM, Intranet maupun Internet. Topik yang dibahas antara lain meliputi pengantar rancangan dan pengembangan e-learning, termasuk manajemen proyek, analisis instruksional, strategi pemilihan e-learning tools yang akan digunakan, dan evaluasi. Proses dan prinsip pengembangan e-learning. Model Learning Management System. E-learning tools dan teknik yang dipergunakan untuk mengembangkan pembelajaran fisika berbasis teknologi interaktif. Pada matakuliah ini, mahasiswa juga akan memperoleh praktek langsung menggunakan e–learning tools yang dipilih untuk menyelesaikan tugas pengembangan e-learning.
Sumber Acuan:
1. Michael W. Allen , Designing Successful e-Learning , John Wiley & Sons, Inc, 2007
2. E-learning methodologies : A guide for designing and developing e-learning courses, FAO, 2011
3. Effendi, Hartono Zhuang, E-learning konsep dan aplikasi, penerbit Andi, 2005
4. William Rice , Moodle 2.0 E-Learning Course Development, Packt Publishing, 2011

Optika Modern (2-0) SKS
Mata kuliah ini bertujuan memfasilitasi mahasiswa dalam pengembangan kompetensi profesional berbasis pemahaman terhadap konsep, prinsip, dan teori optik modern yang diterapkan dalam teknologi scanner, fotocopy, cd player, hologram, dan fiber optic, melalui kegiatan diskusi, penalaran, dan simulasi komputer. Matakuliah ini juga diharapkan mampu mengembangkan budaya kreatif dalam pengemgangan materi ajar kontekstual di level sekolah menengah, dan memberikan pondasi keilmuan terkait dengan perkembangan optik. Perkuliahan diawali dengan Tinjauan ulang dari Persamaan Maxwell dan Persamaan Gelombang; Definisi dari konstanta optik; Perambatan cahaya dalam medium isotropik tanpa dan dengan serapan cahaya; Fenomena pemantulan dan pembiasan pada bidang batas; Pemantulan total teratenuasi; Perambatan cahaya dalam pandu gelombang.
Sumber Acuan:
1. Beiser,A. 2003. Concepts of Modern Physics, New York: McGraw-Hill Companies, Inc.
2. F. Graham Smith, Terry A. King, and Dan Wilkins, Optics and photonics : an introduction – 2nd ed., John Wiley & Sons Ltd, West Sussex, England, 2007.
3. Frank S. Crawford, Jr (1978), Waves, Berkeley physic vol 3, Syney, Mcgraw-hill book company.
4. Hecht.E, 1987, Optics, 2nd edition, Addison Weasley Publising Company, Inc.
5. Richard S. Quimby, Photonics and Lasers: An Introduction, John Wiley & Sons, Inc., New Jersey, USA, 2006.
6. Serway, R. et.al. 2005.Modern Physics, third edition, Belmont: Thomson Brooks/Cole.

Metode dan Eksperimen Fisika (2-0) SKS
Metode dan Eksperimen Fisika diawali oleh pemahaman konsep eksperimen vs penelitian dan dilanjutkan dengan penerapan teori-teori dasar dalam Fisika dalam bentuk eksperimen yang meliputi: interferometer, sel surya dan ekseperimen parameter optik lainnya; Fisika Termodinamika: rambatan kalor, Efek Peltier; percobaan praktis fisika dalam keseharian.
Sumber Acuan:
1. Krane, K., Modern Physics, 2nd ed., John Wiley & Sons, 1996
2. Beiser, A., Concept of Modern Physics, 6th ed., McGraw Hill, 2003
3. Pitzer, K. S., Thermodynamics, 3rd ed. McGraw-Hill, New York, 1995

Manajemen Laboratorium Pembelajaran Fisika (2-0) SKS
Mata kuliah ini membahas tentang manajemen laboratorium pembelajaran Fisika meliputi: aspek kedudukan dan fungsi laboratorium pembelajaran Fisika, perencanaan dan pengelolaan gedung laboratoriun dan pendukung laboratorium pembelajaran Fisika, Fasilitas penunjang, administrasi, penganggaran, ketenagaan, keamanan, dan kesehatan kerja di laboratorium serta sistem pengawasan (controlling) dan penjaminan mutu dalam pengelolalan laboratorium pembelajaran fisika, instrumen dan peralatan laboratorium fisika, panduan eksperimen
Sumber Acuan:
1. Bateman, S.T. dan Zeithami, P.C. 1990. Management Function and Strategy. Boston : Homewood.
2. Aldrin E. Sweeney & Jeffrey A. Paradis. 2003. Addressing the Professional Preparation of Future Science Teachers to Teach Hands – on Science : a Pilot Study of a Labora-tory Model. 80 (2), 171 – 173.
3. Depdikbud.1979. Pengelolaan Laboratorium Sekolah dan Manual Alat IPA. Jakarta : Direktorat Pendidikan Menengah Umum.
4. __________.1999. Panduan Manajemen Sekolah. Jakarta : Direktorat Pendidikan Menengah Umum.
5. Moh. Amien. 1997. Buku Pedoman Laboratorium dan Petunjuk Praktikum Pendidikan IPA Umum (General Science) untuk LPTK. Jakarta : Depdikbud.
6. Subiyanto. 1998. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta : Depdikbud.
7. Sudaryanto, Indrawati, dan Endang Kowara. 1998. Pengelolaan laboratorium IPA dan Instalasi Listrik. Jakarta : Depdikbud.
8. Terry, R.G. (1977). Principles of Management. Seventh Edition. Illionis : Ricard D. Irwin Inc.Homewood.

Proposal Tesis 5 sks (0-5) SKS
Mahasiswa menyusun proposal tesis yang dibimbing secara intensif oleh dosen pembimbing tesis dengan menggunakan kartu kendali. Mahasiswa diwajibkan untuk menghadiri seminar proposal tesis 10 kali, minimal 2 kali di prodi lain sebagai syarat untuk mengadakan seminar proposal tesis. Acuan penulisan proposal tesis mengikuti buku panduan penulisan karya ilmiah Universitas Lampung dan toleransi terhadap plagiarisme maksimal 20%.

Penelitian dan Penulisan Thesis 20 sks (0-20) SKS
Mahasiswa diwajibkan melakukan penelitian dan penulisan tesis dibimbing oleh dosen pembimbing dengan menggunakan kartu kendali mengikuti buku panduan penulisan karya ilmiah Universitas Lampung. Penulisan tesis diutamakan merujuk pada hasil seminar 1 dan 2, serta gagasan karya ilmiah yang telah dan akan dipublikasikan. Referensi dalam tesis diwajibkan menggunakan artikel jurnal yang dipublikasikan 5 tahun terakhir. Toleransi terhadap plagiarisme maksimal 20 %.

Karya Ilmiah 10 sks (0-10) SKS
Mahasiswa menyusun karya ilmiah yang dibimbing oleh dosen sampai menghasilkan artikel ilmiah yang dilandasi oleh hasil-hasil dari seminar 1 dan 2 atau bagian dari tesis mahasiswa yang dapat dipublikasikan dalam bentuk artikel jurnal, dengan jumlah publikasi karya ilmiah minimal satu karya. Toleransi terhadap plagiarisme maksimal 20%. Pembobotan nilai untuk karya ilmiah yang dipublikasikan adalah sebagai berikut:
Nilai A jika artikel dimuat dalam jurnal internasional terindex atau jurnal nasional terakreditasi
Nilai B+ jika artikel dimuat dalam jurnal nasional tidak terakreditasi/Proseding
Nilai B jika artikel dimuat dalam jurnal lokal tidak terakreditasi


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *